oleh

Agenda Presiden Joko Widodo di Sultra Resmikan Bendungan Ladongi

-BERITA, DAERAH-18 views

Sultra, radartenggara- Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa, 28 Desember 2021.

Berbeda dari biasanya, kali ini Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan peresmian sambil menumpangi perahu naga di bendungan tersebut.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirahim Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara pada pagi hari ini saya nyatakan diresmikan,” ujar Presiden.

Bendungan Ladongi diketahui berkapasitas 45,9 juta meter kubik dengan luas lahan sebesar 222 hektare. Bendungan Ladongi di Kolaka Timur nantinya akan bisa mengairi sawah-sawah di sejumlah Kabupaten di sekitarnya, yakni Kolaka Timur, Konawe, dan Konawe Selatan.

Kepala Negara berharap kehadiran bendungan tersebut bisa memenuhi kebutuhan air untuk pertanian dalam rangka mendukung kemandirian, kedaulatan, dan ketahanan pangan.

“Tanpa air tidak mungkin kita bisa mencapai yang namanya ketahanan pangan yang baik, kedaulatan pangan yang baik, dan kemandirian pangan yang baik,” imbuhnya.

Di samping untuk fungsi irigasi bagi empat kabupaten di sekitarnya, bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata, terutama wisata air. Presiden Jokowi sendiri langsung menjajalnya dengan menumpangi perahu naga bersama sejumlah menteri yang mendampinginya.

“Tadi saya mencoba memakai perahu, mendayung, karena memang arahnya waduk ini juga bisa dipakai sebagai tempat wisata sehingga ini menjadi tanggung jawab kabupaten maupun provinsi untuk nanti pengembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui bahwa Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) yang terletak di Kolaka Timur, adalah salah satu potensi destinasi wisata yang belum dimiliki oleh daerah-daerah lain khususnya di Sulawesi Tenggara.

Dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bendungan Ladongi juga berfungsi untuk penyediaan air baku sebanyak 120 liter per detik, reduksi banjir sebesar 176,6 meter kubik per detik, dan potensi listrik sebesar 1,3 megawatt. Bendungan ini dibangun pada 2016-2021 dengan biaya sebesar Rp1,2 triliun.

Dalam peresmian Bendungan Ladongi ini turut hadir mendampangi bapak Presiden RI oleh Mentri PUPR Basuki Hadimuljono, kepala BKPM Bahli Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, dan Pj.Bupati Kabupaten Kolaka Timur Sulwan Abunawas.

Bendungan ladongi ini memiliki banyak manfaat bukan hanya untuk menyuplai perairan persawahan di Kabupaten Kolaka Timur namun juga memiliki potensi wisata alam yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah.

Direktur PT Hutama Karya Budi Harto, menyampaikan, saat ditemui oleh awak media bahwa, “Usai peresmian oleh presiden RI bendungan ini sudah bisa kami buka. Saat ini kisaran 35 persen, masih perlu waktu sehingga bisa penuh sesuai dengan perencanaan”.

Selanjutnya pihak Hutama Karya ini akan menyerahkan kepada PUPR selaku otoritas yang mengelola bendungan ladongi.

“Tugas kami sudah selesai selanjutnya kami akan menyerahkan kembali kepada Mentri PUPR sebagaimana mereka punya otoritas,”terangnya Budi Harto.

“Saya berharap bendungan ladongi ini tidak hanya bermanfaat untuk irigasi, kemudian untuk tenaga listrik, tetapi juga dimanfaatkan untuk wisata,” tutupnya.

*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed