oleh

Bentuk Apresiasi, Wabup Konsel Rasyid Kunjungi Budidaya Maggot Warga Desa Amasara

-BERITA, DAERAH-63 views

Konsel, radartenggara.co.id-

Berbicara mengenai jenis pakan ternak, khususnya pakan ayam, biasanya masyarakat Konawe Selatan (Konsel) memberi makanan hewan peliharaannya menggunakan dedak atau bahan pakan yang ada disekitar lingkungan rumah, misalnya dedaunan, jagung dan lain sebagainya.

Namun beda halnya dengan Suardi, salah satu warga Desa Amasara Kecamatan Baito, sebagai pakan ternak ayam alternatif, Ia membudidayakan Maggot atau belatung larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF).

Menurut Suardi, pertama kali budidaya Maggot, dengan mengambil telur larva lalat dari luar daerah, setelah itu dikembangbiakkan dan menjadi solusi bagi peternakan ayam yang dimilikinya untuk meningkatkan produksi.

Informasi usahanya menjanjikan tersebut sampai juga ketelinga Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) Rasyid S.Sos M.Si. Tak menunggu lama, usai menunaikan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Desa Sambahule Kecamatan Baito, ia langsung bergeser mengunjungi budidaya dimaksud.

Kedatangan pasangan Bupati Surunuddin Dangga ini secara tiba-tiba, mengejutkan Suardi pemilik produksi pakan. Wabup Rasyid yang masih mengenakan sarung shalat, kemeja dan berkopiah hitam dikesempatan itu menyampaikan apresiasi dan support luar biasa atas budidaya yang digelutinya.

“Apresiasi atas usaha saudara, saya melihat ini bagian dari inovasi dalam memenuhi sumber lain pakan hewan ternak. Semoga bisa menjadi panutan dan turut dikembangkan warga Konsel lainnya, agar produksi ternak meningkat dan menjadi penopang peningkatan ekonomi,” kata Wabup Rasyid dilokasi budidaya maggot. Sabtu (19/6/2021).

Sesuai pengalaman pengetahuan yang didapatkan dari luar daerah, Rasyid mengatakan, budidaya maggot merupakan pakan alternatif pengganti pakan pabrikan yang berbiaya rendah namun mengandung protein tinggi, yang baik bagi asupan gizi dalam mengembang biakkan hewan ternak.”Larva Maggot juga aman kita pelihara, karena dalam tubuh BSF mengandung zat antibiotik alami sehingga tidak membawa gen penyakit,”terangnya.

“Ini inovasi baru sumber pakan sebagai pengganti makanan ternak dan ikan yang kita pakai saat ini. Pengembangannya mudah cukup sediakan bibit larva dan sampah organik sebagai makanan utama maggot,”tandas Wabup Rasyid.

Sementara, Suardi menyampaikan rasa bangganya dan terima kasih atas kunjungan Wabup dilahan produksinya, sekaligus berharap dukungan dari Pemerintah Daerah dalam meningkatkan produksi usahanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed