oleh

DPW LIRA (Sultra), Endus Adanya Korupsi di Dinkes Kabupaten Konawe Utara Tahun 2020

-BERITA, HUKUM-286 views

Konut- radartenggara.co.id

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara menduga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe Utara, melakukan korupsi dalam kasus dugaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020. Hal itu di ungkapkan Karmin SH kepada media ini, (Selasa 11/10/2021).

Karmin SH selaku Gubernur DPW Lumbung informasi rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara mengatakan, “Berdasarkan investigasi dan analisa Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara tentang Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2020, Perpres nomor 72 tahun 2020 tentang APBN 2020 berbanding lurus dengan catatan atas laporan keuangan (Calk) pemerintah daerah Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara”.

“Sebagaimana tentang alokasi dan fisik tahun 2020 sebesar Rp.22.096.510.000, realiasasi dalam catatan atas laporan keuangan adalah sebesar Rp.21.084.986.573, dari total anggaran kegiatan yang bersumber dari dana DAK fisik atau dalam RUP LKPP tahun 2020 sebesar Rp.14.931.103.000, terdapat selisih anggaran sebesar Rp.6.117.883.573 yang di duga tidak jelas kegiatannya,”ungkapnya.

Hal ini jelas-jelas merugikan Negara, dimana anggaran yang bersumber dari APBN tahun 2020 itu di gunakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara tanpa kejelasan sistem kegiatanya di lapangan.

Selain itu dari hasil analisa dan investigasi (LIRA) lumbung informasi rakyat Sulawesi Tenggara, telah mengirim surat untuk meminta klarifikasi secara tertulis ke pihak Pemda Kabupaten Konawe Utara Propinsi Sulawesi Tenggara, dalam hal ini Dinas Kesehatan, Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nomor surat: 11 / DPW – Lira Sultra/9/2021, perihal permintaan klarifikasi atas dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus bidang kesehatan tahun 2020.

“Dengan adanya surat klarifikasi tersebut pihaknya bisa menerima jawaban dari dinas terkait perihal kegiatan yang di duga melakukan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Kesehatan, Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara, akan tetapi hal ini tidak ada tanggapan.

Selanjutnya Pihak DPW LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Sulawesi Tenggara akan meminta Kejari dan Lembaga KPK untuk melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi dana (DAK) Dinas Kesehatan, Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara tersebut yang diduga merugikan negara.

“Perlu diketahui bahwa kami dari LIRA (Lumbung informasi rakyat) Sulawesi Tenggara akan terus melakukan pengawasan dan investigasi kepada para pengguna anggaran yang ada di pemerintahan terkhusus daerah Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara, untuk tidak menyalah gunakan anggaran negara,”tutupnya.

Hingga sampai berita ini terbit pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara belum memberikan jawaban atau tanggapan terkait hal in.

“TIM investigasi”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed