oleh

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Pemotongan Gaji Honor, BPMD Menanggapi

-HUKUM-243 views

Konawe- radartenggara.co.id

Terkait pemberitaan atas dugaan pemalsuan tanda tangan dan pemotongan honor aparat desa yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa Saponda, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Konawe, Keni Yuga Permana S.Stp,M.Ap, saat dimintai keterangan di kantornya (28/04/2021) mengatakan, “Untuk masalah pembayaran honor aparat, saya sudah terima laporannya dari tenaga kesehatan atas nama Syamsul dan saya sudah panggil Kepala Desanya (Abdul Asis) untuk segera membayarkan sisa kekurangan honor aparat desanya yang sesuai dalam Perbup ADD”.

“Kepala desa juga sudah berjanji akan membayarkan kekurangannya tetapi dia minta tenggang waktu karena lagi mengurus persalinan anaknya di rumah sakit dan adapun dugaan masalah pemalsuan tanda tangan ini baru saya tau” tambah Keni.

Masih kata Kepala Dinas (BPMD) Konawe, “Akan tetapi kita juga belum bisa memastikan itu palsu atau asli, tetapi saya juga tetap menghormati keluhan masyarakat yang mengatakan bahwa tidak pernah bertanda tangan, itu tidak masalah silahkan masyarakat laporkan. Yang perlu juga saya lihat disini bahwa laporan pertangung jawaban sudah masuk berarti ada tanda tangan, karena syarat untuk tahap pencairan itukan harus ada laporan pertaggung jawabannya”.

“Adapun masalah surat pernyataan yang masyarakat buat, saya akan tindak lanjuti dan memeriksa bentuk laporan kepala desa masalah pencairan yang empat bulan dan apabila ditemukan bukti, berarti itu sudah bukan ranah saya tetapi sudah kewenangan aparat penegak hukum (APH) Kabupaten Konawe” tutupnya.

Laporan Adrian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed