oleh

Dukung Ketahanan Pangan, Pj Bupati Koltim Buka Ekspos Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan

-BERITA, DAERAH-22 views

Koltim, radartenggara.co.id- PJ Bupati Kolaka Timur (Koltim), Ir H. Sulwan Aboenawas M.Si, pada Senin (6/12/2021) membuka dan menyampaikan sambutan pada acara Ekspose Peta Ketahanan, Kerentanan Pangan Serta Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawan Pangan di Baros Farm House, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan di Koltim. Dalam kegiatan ini, turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Koltim, Pj Sekda Koltim H.Belli S.E.,M.Si dan pimpinan OPD.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Koltim Ir.H. Sulwan Aboenawas M.Si, mengucapkan terimakasih kepada jajaran Dinas Pangan Kabupaten Kolaka Timur atas penyelenggaraan kegiatan ini. Selain itu, kegiatan yang juga dirangkaikan dengan sinkronisasi dan koordinasi bersama stakeholder terkait amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi.

Dijabarkannya, Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Koltim tahun ini, dapat dijadikan salah satu acuan bagi pemda dalam meningkatkan pencapaian sasaran, dan memberikan informasi dalam proses pembuatan kebijakan di Bidang Ketahanan Pangan terutama dalam mendukung Visi Misi Pemeritah Daerah Kabupaten Kolaka Timur periode 2021-2026.

Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA) Kabupaten Kolaka Timur adalah merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis wilayah rentan di Kabupaten Kolaka Timur terhadap kerawanan pangan.

“ Ir.H.Sulwan Aboenawas M.Si juga memaparkan bahwa, penyelenggaraan pangan yang menyangkut kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dalam penyediaan, keterjangkauan, pemenuhan konsumsi pangan dan gizi, serta keamanan pangan dengan melibatkan peran masyarakat yang terkoordinasi dan terpadu dengan baik bersama organisasi perangkat daerah (OPD), tentu akan memberikan solusi dalam menangani kerawanan pangan di Kabupaten Kolaka Timur. Karena saya yakin, walaupun Kolaka Timur sudah surplus di bidang pangan khusunya beras, tetapi masih ada masyarakat kita yang belum terjangkau khususnya inftrastruktur sarana dan prasarana dalam mendukung ketersediaan pangan dan indikator lainnya, yang merupakan parameter suatu daerah tahan pangan yang nanti kita akan lihat pada ekspose peta kerawanan dan kerentanan pangan ini,” bebernya.

Sebagai kepedulian dirinya terhadap adanya daerah yang rentan terhadap kerawanan pangan di Koltim lanjutnya, pasca dilantiknya menjadi nahkoda Kabupaten Kolaka Timur, langsung menyampaikan kepada TPAD untuk menambahkan dana ketersediaan pangan untuk menjadi dana cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), yang tujuannya bila ada kelangkaan pangan mungkin karena ada bencana atau kenaikan harga, maka CPPD inilah yang langsung dimanfaatkan setelah ada instruksi Bupati. Jadi prosesnya cepat, dan administrasi tidak panjang seperti yang ada pada Dinas Sosial yaitu dana CPPD harus bermohon ke pusat dahulu baru kemudian bisa di fungsikan.

“Harapan saya, semoga kegiatan ini dapat diikuti dengan baik dan menjadi acuan, sehingga apa yang nanti di rekomendasikan dalam ekspos peta ketahanan dan kerentanan pangan ini yang di rangkaikan dengan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan baik di eksekutif maupun dengan legistlatif, dapat dijadikan rujukan dalam menangani ketahanan dan kerentanan pangan serta kerawanan pangan di Kabupaten Kolaka Timur. Seperti yang diketahui, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mempunyai jumlah penduduk sebanyak 156.689 jiwa yang hampir 90 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Oleh karena itu, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat,” harap kosong satu Koltim ini.

(Diskominfo Koltim)/Karnito

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed