oleh

Hak Jawab Dari Sdr Irvan Terkait Pemberitaan Berjudul: Polda Sultra Layankan Surat Panggilan Kepada Oknum Wartawan Terduga Melakukan Pelanggaran UU ITE

-BERITA-13 views

Kendari- radartenggara.co.id

Sehubungan dengan permintaan penayangan artikel dari sdr. Irvan yang berisi hak sanggah dan/atau koreksi kepada redaksi www.radartenggara.co.id, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11) dan (12) undang-undang nomor 40 tahun1999, terkait pemberitaan redaksi www radartenggara co.id pada Selasa 14/12/2021 yang berjudul: Polda Sultra Layankan Surat Panggilan Kepada Oknum Wartawan Terduga Melakukan Pelanggaran UU ITE.

Isi pemberitaan tersebut merupakan publikasi hasil daripada kinerja pihak kepolisian dan hasil konfirmasi dari pihak humas Kepolisian Polda Sultra terkait dengan laporan pihak korban/pelapor yang merasa dirugikan.

Berikut artikel yang dikirim dari Sdr.Irvan ke redaksi media ini pada Rabu 15/12/2021:

Ir Oknum Jurnalis yang diberitakan oleh puluhan media di Sultra yang diduga membackup PT MD. Dan AT mengatakan bahwa, pihaknya mempersilahkan publik untuk menilai.

Begini logikanya kalau kerjasama itu antara media dan siapa pun pasti ada kontrak atau ada iklan, tapi kalau hanya untuk mengconter bahkan terkesan menyudutkan itu apa namanya? Biarkan publik yang menilai,” katanya.

Terus bisa kita lihat bersama beritanya mirip-mirip semua kaya terstruktur, sistematis dan masif, serta tidak ada satupun media di pemberitaan terakhir yang mengkonfirmasi ke saya,” tambahnya.

Saat ditanyakan terkait panggilan klarifikasi di Polda Sultra, pihaknya memastikan bakal hadir.

Saya dan Kuasa Hukum bakal hadir hari Kamis di Polda Sultra terkait panggilan klarifikasi, dan hal tersebut jangan dibesar-besarkan. Tapi kalau dibesar-besarkan juga tidak apa-apa namanya juga orang cari muka atau cari hidup yah mungkin saja,” bebernya.

Kami juga sudah menyiapkan bukti-bukti bahwa media kami lengkap dan berbadan hukum dan kami juga akan menjawab tudingan selama ini yang mengarah ke kami,” tambahnya.

Ir juga menegaskan pihaknya telah menyiapkan dampak terburuk dari aduan pelapor tersebut.

Sebenarnya ini yang di dzalimi siapa, yang melaporkan siapa?, Tapi biarlah kami juga sudah adukan duluan perihal pengancaman dan sekarang sementara tahap BAP saksi-saksi di Krimum Polda Sultra,” ungkapnya

Kami juga sudah menyiapkan bukti- bukti apabila proses hukum ini terus berlanjut bahkan hingga meja pengadilan , kita-bukaan saja dan nanti hakim dan publik yang menilai” pungkasnya. RED

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed