oleh

Kadis PU dan Kepala ULP Koltim Saling Tuding saat RDP Terkait Pengaspalan

-BERITA, DAERAH-37 views

Koltim,radartenggara.co.id-

Hasil tindak lanjut monitoring DPRD Komisi III beberapa hari yang lalu, DPRD gelar RDP bersama Kadis PU Koltim dan Kepala ULP Kamis 22 April 2021.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komis III Yudo Handoko bersama anggota dewan lainnya Ramli Majid Yosep Sahaka dan Anwar Anas bersifat tertutup.

RDP tersebut berkaitan dengan belum di mulainya pekerjaan proyek dengan anggaran fantastis yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021, sementara kontrak sudah berlangsung sejak 17 Februari lalu. Ironisnya hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda di mulainya pekerjaan pengaspalan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Timur (Koltim) memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan RDP terhadap proyek nol progres.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini membahas terkait pengaspalan di Desa Lere Jaya, Kecamatan Lambandia Kabupaten Koltim Sultra.

Dalam RDP, Kepala Dinas PUPR Bio Mansyur menyampaikan,
“Saya akan turun monitoring, dan jika hari Senin belum ada progres maka kami akan memberikan surat teguran dan apabila sudah kami berikan surat teguran sebanyak tiga kali maka dipastikan ada potensi pembatalan kontrak,” ungkap Bio Mansyur usai RDP.

Lanjutnya, “Dalam sistem pengaspalan, butuh strategi yang bagus karena tidak sembarang kita mau datangkan material, adapun masalah proses penanganannya saya yakin tidak akan terlambat, walaupun sampai hari ini belum ada progres,” tutupnya.

Kepala ULP juga menjelaskan, “Kami hanya menjalankan tugas sesuai tupoksi kami dalam hal ini pemilihan penyedia dan sistem penayangan juga sudah kami laksanakan di LPSE Kolaka Timur”.

“Terkait masalah anggaran, ini sudah terprogram di dalam APBD artinya anggaran sudah siap dan terbukti dengan adanya dokumen DPA APBD 2021,” papar Dewa Kepala ULPJ.

Ketua Komisi III Yudo Handoko, S.H juga menjelaskan, ” Terjadinya saling tuding antara ULP dan Kadis PU didalam ruangan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pernyataan ULP, proses evaluasi ada tahapannya sampai ke PPK/PA, Kadis PU mebantah pernyataan ULP, bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan sama sekali dalam tahapan evaluasi proses lelang,” tegasnya.

Laporan Karnito

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed