oleh

Kualitas Pengaspalan di Kab Bone Memprihatinkan

-BERITA, HUKUM-114 views

Bone,Sulsel- radartenggara.co.id

Kondisi pekerjaan pengaspalan poros ruas jalan Kecamatan Ulaweng- Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan sungguh sangat memprihatinkan sebab dimana bangunan ini belum cukup 1 tahun, dikerjakan di bulan Maret 2021, kini telah hancur.

Bangunan ini diprakarsai dari setiap tetesan keringat rakyat yang dikumpul melalui pajak, membangun daerah dengan cara seperti ini adalah sebuah kebohongan kampanye pemimpin sekarang ini.

Ketua umum LSM Latenritatta, Langkoras Ham mengecam dugaan kerugian negara ini, “Kami memberikan saran pendapat demi keselamatan uang negara agar pemilik kegiatan dinas pekerjaan umum provinsi Sulawesi Selatan agar tidak mencairkan anggaran pelaksana kegiatan 100% (Seratus Persen) bila mana pelaksana kegiatan tidak mampu menjamin kwalitas pekerjaannya hingga 10 tahun lamanya sebagaimana tertuang dalam fakta integritas yang ditanda tangani antara pemilik kegiatan dengan pelaksana kegiatan”.

Lanjut Mukhawas Anto SH, MH. menambahkan, “Terkait bangunan ruas jalan poros Kecamatan Ulaweng- Kecamatan Amali yang belum lama ini di bangun kini kondisinya sangatlah memprihatinkan, jika pekerjaan ini dibayarkan kepada rekanan 100% dengan kondisi seperti ini maka kuat dugaan terjadi konspirasi, gratifikasi untuk merugikan keuangan Negara yang mengarah kepada tindak pidana korupsi, jadi kami minta penegak hukum harus bertindak, apa lagi Kejaksaan Bone menurut saya adalah rapor merah dalam penanganan korupsi di Bone”.

Ketua umum Langkoras Ham berharap, demi untuk meningkatkan, kesejahteraan masyarakat tentunya kita harus menunjukkan kinerja yang lebih baik dan kerja keras pada masyarakat, untuk mencapai stabilitas rencana program kerja, sangat di perlukan untuk melibatkan masyarakat dalam menyusun suatu program kerja yang sifatnya sangat prioritas, untuk kebutuhan masyarakat.

“Mukhawas juga selalu berkeyakinan apa yang telah di programkan pemerintah akan berjalan dengan sukses, karena pada intinya dalam bekerja kalau selalu bersama dengan masyarakat dalam merencanakan suatu program kalau di mulai dengan musyawarah, niscaya tak ada lagi komplain atau protes karena semua itu melalui persetujuan dalam musyawarah masyarakat,” ucap Ketua umum Langkoras Ham.

Laporan Rosnawati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed