oleh

Menjaga dan Melestarikan Patung Menumen Lulo Kendari, Garda Sultra Gelar Bakti Sosial di Taman Kendari Beach

-BERITA-133 views

Kendari- radartenggara.co.id

Demi menjaga dan melestarikan budaya Sulawesi Tenggara salah satunya patung Monumen Lulo Sultra yang begitu bersejarah, kini di rawat dan ditata oleh salah satu lembaga organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Garda Sultra Indonesia gelar Gotong Royong yaitu kerja bakti sosial kemasyarakatan.

Garda Sultra Indonesia yang dipimpin Oleh Alex Pangaibali gelar kerja bakti sosial kemasyarakatan di taman patung Menumen Lulo Sultra pada Minggu (05/12/2021).

“Alex Pangaibali mengatakan, gotong royong hari ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Garda Sultra Indonesia hal itu dilakukan untuk membuat lingkungan menjadi lebih baik dan memperindah lingkungan dimana kerja bakti penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan banyak orang seperti perbaikan fasilitas publik maupun kebersihan lingkungan sekitar, apalagi mengingat monumen lulo ini merupakan sejarah yang dibangun pada tahun 2005 di jaman pemerintahaan Walikota Mansur Masi Abunawas dan diresmikan pada tahun 2005 oleh Wali Kota Kendari pada waktu itu, “ujar ketua Garda Sultra Indonesa “jelas Alex Pangaibali.

Sejarah terbentuknya Garda Kota pada tahun 2004 dan mendapat rekor muri dan patung Menumen Lulo Sultra diresmikan pada tahun 2005 oleh Wali Kota Kendari Mansur Masi Abunawas bahkan pada waktu itu beliau sebagai dewan pembina di Garda Kota, dan Kaka saya Agustinus Pangebali sebagai ketua Garda Kota pada saat itu dan Irjen Edi Susilo Mantan Kapolda Sultra sebagai Dewan Pengawas pada waktu itu dan sedangkan saya sendiri sebagai dewan pembina di Garda Kota ,”beber Bang Alex sapaan Akrabnya.

“Jadi perlu diketahui bahwa Garda Kota berdiri sejak tahun 2004 dan mendapat rekor muri pada tahun 2005 sementara Menumen Lulo tersebut diresmikan pada tahun 2005.

Lebih lanjut bahwa Lembaga Garda Kota Menjadi Garda Sultra Indonesia terbentuk untuk menyatukan semua suku untuk menuju Sultra damai, jadi yang tergabung di Garda ini adalah semua suku yang ada di Sulawesi tenggara, “tutup Ketua Garda Sultra Indonesia Alex Pangaibali.

Di tempat yang sama Pemerintah Kota Kendari melalui Lurah Tipulu Toni Ardiansyah.SE mengatakan bahwa kegiatan Garda Sultra hari ini merupakan kegiatan Bakti sosial kemasyarakatan yang bertempat di Kendari Beach tepatnya ditaman Menumen lulo Kendari.

Jadi apa yang dilakukan Garda Sultra Indonesia hari ini kami selaku pemerintah Keluarahaan Tipulu sangat berterimah kasih juga sangat mengapresiasi dan semoga kegiatan gotong royong ini bisa berkelanjutan semoga Garda Sultra Indonesia semakin sukses dan berkembang, “harap Lurah Tipulu Toni Ardiansyah SE.

Tugu Menumen Lulo Kota Kendari yang bertempat di Kelurahaan tipulu merupakan Menumen sejarah budaya Lulo yang tergabung 4 pilar yaitu Muna, Buton, Tolaki dan Maronene dan dimana patung ini merupakan simbol sejarah Lulo Kota Kendari yang bisa mempersatukan semua suku yang ada di Sulawesi tenggara, “ujar Toni Ardiansyah.

Sementara sekertaris Garda Sultra Indonesia Darmawan yang juga ikut bergotong royong memberikan semangat dan spirit kepada teman-teman Garda yang sukses menyelenggarakan gotong royong dengan melakukan bersih-bersih disekitaran Taman dan sekaligus penataan dan perbaikan patung Monumen Lulo Kendari.

Garda Sultra Indonesia adalah Lembaga yang bisa mempersatukan semua suku tanpa terkecuali siapapun yang mau gabung silahkan gabung ke Kami menuju Sultra damai, “tutup Wawan Sapaan Akrabnya.

Editor (Redaksi TN)
Laporan (Sultan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed