oleh

PJ Bupati Koltim, Menghadiri Upacara Adat Umat Hindu Atma Wedana

-BERITA, DAERAH-68 views

Koltim, radartenggara.co.id- Kegiatan upacara Atma Wedana yang dihadiri oleh PJ Bupati Kolaka Timur Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si yang dilaksanakan di Desa Teposua Kecamatan Loea Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu 22/1/2022 berjalan dengan lancar.

Dalam sambutannya Penjabat Bupati Kolaka Timur Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) sangat mendorong segala bentuk kegiatan keagamaan demi untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Esa bagi masing-masing pemeluknya.

“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini tentunya diharapkan menjadi momentum untuk merajut rasa persaudaraan, solidaritas, membangun semangat kerukunan, kebersamaan dan gotong royong antar seluruh lapisan masyarakat. Sehingga akan tercapai kenyamanan dalam menjalankan ibadah,” ucap Bupati Kolaka Timur.

Masih lanjutnya menjelaskan bahwa, kegiatan upacara Atma Wedana adalah kegiatan seusai Ngaben, ini merupakan kegiatan sakral yang hanya dapat dilakukan dengan kebersamaan dan gotong royong antar warga. Tentunya acara atau kegiatan-kegiatan seperti ini kiranya dapat menjadi salah satu agenda kepariwisataan karena memiliki nilai-nilai budaya dan daya tarik tersendiri. Selain itu pula melalui upacara Atma Wedana ini akan dapat mewujudkan rasa kebersamaan dan persatuan umat hindu Desa Teposua Kecamatan Loea yang telah mampu secara mandiri melaksanakan upacara sakral ini.

“Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menolak tindakan-tindakan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan, khususnya di Kabupaten Kolaka Timur,” harap Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si.

“Dan tak lupa juga saya ingatkan kepada kita semua agar tetap menjaga dan mematuhi Protokol Kesehatan. Dalam rangka pencegahan Covid-19, meski dampaknya semakin menurun tetapi tetap kita harus waspada, apalagi dengan adanya varian baru yang dikenal dengan nama Omicron, yang konon penularannya jauh lebih cepat dibanding dengan Covid-19,” papar Bupati terus mengingatkan.

Atma Wedana sendiri, adalah upacara yang di yakini oleh umat hindu yang bertujuan untuk menyucikan atma pitara seusai upacara ngaben dan dilakukan sebelum melinggihang atau memposisikan atma sang leluhur.

Sedangkan Ngaben, merupakan rangkaian upacara bagi umat Hindu yang termasuk bagian dari Pitra Yadnya, yakni yadnya yang ditujukan untuk leluhur. Namun tak berhenti hingga pada ngaben yang melepaskan roh dari ikatan keduniawian, umat Hindu memiliki rangkaian upacara lanjutan bagi para Pitara (leluhur). Salah satunya, yakni upacara Atma Wedana.

Dalam pelaksanaannya, masing-masing keluarga yang hendak melaksanakan upacara ini tidak dituntut untuk melaksanakan Atma Wedana dengan tingkatan yang lebih kompleks. Keluarga dipersilakan untuk melaksanakan upacara yang sesuai dengan kemampuannya masing-masing, baik dari segi finansial maupun kesiapan keluarga. Namun, ada juga faktor tradisi keluarga yang turut menentukan upacara jenis Atma Wedana yang mana yang akan dilaksanakan oleh setiap keluarga, papar ketua panitia Ketut Julianto.

Saat mengakhiri sambutannya Penjabat Bupati Koltim ini berharap kegiatan ini terpelihara dan lestari sepanjang masa.

“Semoga kegiatan seperti ini tetap terpelihara dan lestari sepanjang masa di Bumi Mekongga Kabupaten Kolaka Timur,” tutup Bupati.

*Karnito*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed