oleh

Polda Sultra Tangkap Dua Tersangka Peredaran Gelap Narkotika Jenis Sabu

-BERITA, HUKUM-100 views

Kendari, Radartenggara.co.id –

Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Sultra kembali berhasil mengungkap kasus dua tersangka peredaran gelap Narkotika jenis sabu, yang mana salah satu oknum security di Kendari berinisial LMS (24) dan ST (19).

Ia ditangkap di kediamannya sendiri yang terletak di Jl. Jend.A.H.Nasution, Lr. Rajawali, Kel. Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Hari Kamis, 15 April 2021.

Kasubdit penmas Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh menjelaskan kronologis penangkapan, berawal dari laporan informasi dari masyarakat/informan tentang adanya peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

“Berdasarkan informasi, Tim Opsnal Subdit I melakukan penyelidikan terhadap laporan masyarakat dan dari hasil penyelidikan pada hari Kamis, tanggal 15 April 2021 sekitar pukul 23.16 WITA tim mendapati target yang berinisial (LMS) dan (ST) yang sedang mengambil tempelan yang diduga Narkotika jenis sabu yang berada di sekitar TKP,” kata Dolfi.

Menimbang bahwa akan dihilangnkan barang bukti Narkotika yang dimiliki target LMS dan ST bila tidak dilakukan upaya paksa, maka Tim Lidik Subdit I Unit 1 melakukan penggeledahan di badan target yang disaksikan langsung oleh dua masyarakat setempat dan ditemukan 1 (satu) buah bekas susu kotak yang diduga berisi Narkotika jenis sabu.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah Narkotika sebanyak 6 sachet yang diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan berat total ± 7.00 gram dan non-Narkotika,
1 buah Hp merk nokia 130 warna hitam beserta simcard, 6 potongan isolasi warna coklat, 6 potongan kertas warna putih dan 1 kotak bekas susu merk ultra milk.

Selanjutnya membawa tersangka dan barang bukti yang disita ke Mako Ditresnarkoba Polda Sultra guna proses penyidikan lebih lanjut.

Tersangka merupakan seorang pengedar Narkotika jenis sabu, dan dalam mengedarkan Narkotika jenis sabu tersangka sebelumnya memperoleh Narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan cara sistem tempel.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka diancam Pasal 112 Ayat (1) subs pasal 127 UU. RI. No. 35 thn 2009 tentang Narkotika.

Laporan Ilyas
Editor Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed