oleh

Terancam Gulung Tikar, Buruh Pelabuhan Gelar Aksi Damai ke DPRD

-BERITA, DAERAH-17 views

Kendari, radartenggara.co.id-

Serikat Bongkar Muat Pelabuhan Kendari (SBMPK) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) (18/2/2021).

Hajirban mengatakan, sebelumnya telah dilakukan pertemuan antara (KSOP) Kendari bersama Serikat Buruh Pelabuhan Fery Wawonii pada 21 Januari 2021 di Kantor KPPP Kendari namun tidak mendapatkan solusi.

KSOP Kendari dinilai arogan dalam mengambil sikap untuk memindahkan kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan fery tempat buruh bergantung hidup untuk menafkahi keluarganya.

Mereka juga menyebut, surat yang dikeluarkan KSOP dianggap ilegal dan bertentangan dengan hukum, itu salah satu bentuk penjajahan yang bertentangan dengan ideologi pancasila.

“Apabila tidak ada solusi, maka kami akan mempertaruhkan nyawa kami dalam melawan ketidakadilan tersebut, mengingat kesinambungan hidup keluarga kami semata-mata bekerja sebagai buruh di wilayah pelabuhan feri Kendari,” tegas Hajirban.

Para pendemo menolak dengan tegas pernyataan surat KSOP yang sifatnya arogansi dan sepihak, untuk itu pendemo meminta DPRD Sultra untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP).

Sudirman Anggota Komisi III DPRD Sultra saat menemui massa mengatakan, terkait surat edaran yang dikeluarkan KSOP dinilai tidak memihak pada pekerja buruh di pelabuhan Kendari-Wawoni dan akan ditindaklanjuti melalui rapat RDP nantinya.

“Percayakan kepada kami di DPRD untuk memperjuangkan itu, Insya Allah hari Rabu lusa kita akan panggil semua,” jelasnya.

Pelabuhan Kendari telah menjadi lapangan kerja bagi para buruh, jika sumber pekerjaan dipindahkan, maka akan berdampak pada sumber kehidupan buruh dan keluarganya.

Banyak lapangan kerja disana dan pastinya banyak buruh kehilangan lapangan pekerjaan dan kalau ada regulasi pemindahan kapal-kapal ini bisa didiskusikan, namun jangan sampai buruh yang jadi korban.

Laporan Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed